1 February 2013, awal bulan dan awal yang baru untuk belajar, belajar dan belajar.
English Village, Yach.... beberapa hari yang lalu tepatnya pukul 13.15 Wib Hari Jum'at , kedua kalinya ku menginjakkan kaki ke tanah jawa timur ini tapi kali ini memang benar-benar sendiri, yang pertama diantar kakak hanya sekedar melihat-lihat tempat dan apa saja yang ada disini...
Sebelumnya dalam fikiranku Kampung inggris itu ya, kampung yang dalam bahasa kesehariannya menggunakan bahasa inggris, tapi ternyata tidak, yang lebih tepatnya adalah sebuah kampung dimana banyak tempat untuk menuntut ilmu bahasa inggris, dalam artian disana banyak sekali tempat-tempat kursus bahasa inggris..mungkin lebih dari 100 tempat kursus yang ada disana..
Cukup menyenangkan pertama kali datang disambut seseorang "Miss" yang meregistrasi diriku masuk kedalam salah satu tempat kursus yang ternama, bahkan pendirinya mendapatkan penghargaan dari salah satu stasiun TV nasional sebagai salah satu Pahlawan Indonesia.
Setelah selesai mendaftar sekitar pukul 14.00 WIB, karena belum mempunyai tempat persinggahan setelah beberapa saat istirahat di dalam musholla, dengan niat bismillah, untuk mencari tempat Kos-kosan atau di sana lebih terkenal dengan kata "Camp", Alhamdulillah mendapatkan Camp yang nyaman walau dengan berat hati harus berbagi kamar dengan 4 orang anak rantau lainnya, yachh.... karna disini memang tidak ada kamar yang hanya dihuni satu orang saja, hampir semuanya berisi 2 orang lebih, dengan biaya yang cukup tidak murah, dan memang begitulah...Teringat dengan nasehat Pak Becak yang membawaku ke tempat yang ingin ku tuju, setelah beberapa saat berbincang yang akhirnya Pak Becak tahu bahwasanya hari itu merupakan hari pertama kalinya datang, beliau berbicara, "Semua orang pasti bisa menggunakan bahasa inggris tergantung niatnya mbak, orangnya datang kesini memang ingin belajar atau hanya ingin jalan-jalan? semua tempat kursus disini bagus mbak, tinggal pilih aja, mau yang murah atau yng mahal, banyak pilihannya" kalau kos-kosannyha yang satu kamar 1 orang saja ada gak pak? beliau jawab "Ya gak ada mbak,ini kembali keniatnya mbak, lha niatnya belajar atau yang lainnya, kalau niatnya belajar, ya apa adanya disinilah"... karena lumayan jauh, cukup lama kami mengobrol, yang intinya untuk belajar dan menjadi bisa hanya dibutuhkan NIAT yang kuat. Bahkan setelah masuk pertama dan diberikan pengarahan, yang disinggung pun kata NIAT, yach niat... datang kesana niatnya apa? mencoba unuk menelusuri hati yang kadang kita pun tak dapat memegangnya....Bismillah... ya muqollibal quluubb tsabbits Qolbyy 'ala diinika wa 'ala Tho'atika... Aamiin
English Village, Yach.... beberapa hari yang lalu tepatnya pukul 13.15 Wib Hari Jum'at , kedua kalinya ku menginjakkan kaki ke tanah jawa timur ini tapi kali ini memang benar-benar sendiri, yang pertama diantar kakak hanya sekedar melihat-lihat tempat dan apa saja yang ada disini...
Sebelumnya dalam fikiranku Kampung inggris itu ya, kampung yang dalam bahasa kesehariannya menggunakan bahasa inggris, tapi ternyata tidak, yang lebih tepatnya adalah sebuah kampung dimana banyak tempat untuk menuntut ilmu bahasa inggris, dalam artian disana banyak sekali tempat-tempat kursus bahasa inggris..mungkin lebih dari 100 tempat kursus yang ada disana..
Cukup menyenangkan pertama kali datang disambut seseorang "Miss" yang meregistrasi diriku masuk kedalam salah satu tempat kursus yang ternama, bahkan pendirinya mendapatkan penghargaan dari salah satu stasiun TV nasional sebagai salah satu Pahlawan Indonesia.
Setelah selesai mendaftar sekitar pukul 14.00 WIB, karena belum mempunyai tempat persinggahan setelah beberapa saat istirahat di dalam musholla, dengan niat bismillah, untuk mencari tempat Kos-kosan atau di sana lebih terkenal dengan kata "Camp", Alhamdulillah mendapatkan Camp yang nyaman walau dengan berat hati harus berbagi kamar dengan 4 orang anak rantau lainnya, yachh.... karna disini memang tidak ada kamar yang hanya dihuni satu orang saja, hampir semuanya berisi 2 orang lebih, dengan biaya yang cukup tidak murah, dan memang begitulah...Teringat dengan nasehat Pak Becak yang membawaku ke tempat yang ingin ku tuju, setelah beberapa saat berbincang yang akhirnya Pak Becak tahu bahwasanya hari itu merupakan hari pertama kalinya datang, beliau berbicara, "Semua orang pasti bisa menggunakan bahasa inggris tergantung niatnya mbak, orangnya datang kesini memang ingin belajar atau hanya ingin jalan-jalan? semua tempat kursus disini bagus mbak, tinggal pilih aja, mau yang murah atau yng mahal, banyak pilihannya" kalau kos-kosannyha yang satu kamar 1 orang saja ada gak pak? beliau jawab "Ya gak ada mbak,ini kembali keniatnya mbak, lha niatnya belajar atau yang lainnya, kalau niatnya belajar, ya apa adanya disinilah"... karena lumayan jauh, cukup lama kami mengobrol, yang intinya untuk belajar dan menjadi bisa hanya dibutuhkan NIAT yang kuat. Bahkan setelah masuk pertama dan diberikan pengarahan, yang disinggung pun kata NIAT, yach niat... datang kesana niatnya apa? mencoba unuk menelusuri hati yang kadang kita pun tak dapat memegangnya....Bismillah... ya muqollibal quluubb tsabbits Qolbyy 'ala diinika wa 'ala Tho'atika... Aamiin
0 comments :
Post a Comment